Minggu, 13 Oktober 2013

One Day In Society #2 Indahnya Berbagi Bersama Diksi


            Salah satu proker dari HIMA Pendidikan Akuntansi selain menyelenggarakan berbagai kepanitiaan di kampus yang sudah biasa, kini HIMA Pendidikan Akuntansi pun mencoba menyelenggarakan acara bakti sosial dan program pengabdian masyarakat. Acara ini dikemas sedemikian rupa yang bisa memberikan manfaat dan membantu warga masyarakat yang kurang mampu serta melatih kepekaan sebagai seorang mahasiswa.
            Acara yang diselenggarakan pada hari Minggu 22 September 2013 yang bertempat di Panti Asuhan Al Barokah Ketandan Madurejo Prambanan ini berlangsung sukses dengan bantuan dan dukungan semua pihak yang terlibat termasuk dengan kepala desa setempat. Acara diawali dengan brifing panitia di halaman Ormawa FIS dan FE yang kemudian dilanjutkan dengan pemberangkatan bersama-sama menuju Panti Asuhan Al Barokah. Acara dibuka dengan sambutan dari dosen yang diwakilkan oleh Ibu Adeng Pustikaningsih, M.Si dan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pemilik panti dan kepala desa setempat.
            Kegiatan ini ditujukan tidak hanya untuk panti asuhan semata namun juga untuk warga masyarakat setempat dengan memberikan pelatihan keterampilan berupa  membuat batik celup dan membuat bros dari kain perca untuk ibu-ibu. Terdapat juga berbagai kegiatan lomba seperti lomba adzan, hafalan surat pendek, kaligrafi, deklamasi puisi dan terakhir adalah lomba lotisan untuk anak-anak. Tampak seluruh peserta lomba mengikuti dengan antusias. Acara ODIS yang merupakan proker dari Divisi Public Relations (PR) ini, di dalamnya berjalan 2 program kerja dari Divisi Forma (Forum Mahasiswa)  berupa pelatihan keterampilan dan Divisi Kewirausahaan yang menyediakan stand bazaar  sembako dan baju-baju murah layak pakai.
            Acara yang dirancang dari pagi hingga sore ini, ditujukan bagi masyarakat kurang mampu di desa sekitar dengan membagikan kupon seharga Rp 5.000,00. Masyarakat yang menerima kupon datang kemudian menukarkan kupon tersebut dengan sembako yang telah di paketkan dengan membayar sebesar Rp 5.000,00. Dari hasil penjualan sembako tersebut, nantinya akan disalurkan ke Panti Asuhan Al-Barokah. Dan di penghujung acara ada perkenalan dari divisi Public Relationmengenai UNY khususnya jurusan Pendidikan Akuntansi kepada anak anak panti asuhan yang kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang masing-masing perlombaan. Tepuk tangan dan sorak sorai pun ikut mewarnai pengumuman hasil pemenang lomba dan ditutup dengan foto bersama antara panitia dan seluruh anak anak panti asuhan Al Barokah.
Dita ‘12

Ospek DIKSI 2013 “Satu Hati, Satu Cinta”



Halo adik-adik MABA DIKSI 2013. Bagaimana kabarnya?. Tak terasa hampir sebulan kuliah berlangsung. Bagaimana kesan dan pesannya menjadi bagian dari keluarga DIKSI? Semoga kesan-kesan positif dan membangunlah yang tercipta.



            Mengingat kuliah yang penuh tugas, tidak ada salahnya kita flash back memori kita tentang Ospek Jurusan Pendidikan Akuntansi yang menyenangkan dan tak terlupakan. Ospek Pendidikan Akuntansi 2013 yang dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2013 yang diketuai oleh Saudari Shofia Suparti, dilaksanakan  di Auditorium FE UNY. Acara ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB yang ternyata digabung dengan jurusan Akuntansi dan D3 Wates. Acara tersebut diisi oleh perkenalan dosen-dosen dari jurusan Pendidikan Akuntansi dan Akuntansi. Acara ini digabung mengingat kedua jurusan adalah satu prodi. Pada kesempatan tersebut, Pembina HIMA Pendidikan Akuntansi dan Akuntansi Bapak Mahendra Adhi, M.Sc dan bapak Endra Murti Sagoro, M.Sc, menyampaikan seputar etika mahasiswa dan kiat-kiat menjadi seorang wirausaha sukses. Kemudian acara ditutup dengan pembagian kenang-kenangan dari pihak panitia dan dilanjutkan dengan acara ospek outdoor.

            Acara outdoor inilah yang paling ditunggu-tunggu. Dalam serangkaian acara Ospek Pendidikan Akuntansi memang dibagi menjadi 2 agenda yakni acara in door yang dirancang agar MABA saling mengenal dosen-dosen dan acara out door untuk saling mengakrabkan diri antara panitia dan MABA. Acara outdoor ini dimulai dengan sesi adu yel-yel antar gugus untuk menguji kekompakan yang kemudian dilanjutkan dengan ISHOMA. Sesi selanjutnya adalah sesi games yang paling ditunggu-tunggu. Masing-masing panitia telah mendapat bagian untuk menyampaikan ke MABA tata cara permainan games. Games yang dilaksanakan sengaja dibuat estafet yang diharapkan setiap MABA bisa ikut turut serta dalam permainan yang telah dibuat oleh panitia. Suasana riuh pendukung masing-masing gugus tak terkira gelak tawa pun ikut mewarnai serangkaian acara games.

            Tak terasa, acara Ospek Jurusan pun hampir berakhir dengan pengumuman Panitia Award dan MABA Award yang bertujuan untuk memotivasi para MABA untuk menjadi yang terbaik. Lalu, untuk hasil gugus pemenang games diraih oleh gugus Mandiri dengan pemandu saudara Rio, gugus terheboh diraih oleh gugus Kompetitif dengan pemandu Saudara Nana, puisi terbaik diraih oleh Altakiyah dan Dimas Diajeng Ospek Pendidikan Akuntansi disandang oleh Joda Shafa Ramadhan dengan Maya Carolita. Selanjutnya, pengumuman Panitia Award yang meliputi panitia tercantik terganteng, panitia terdisiplin dan pemandu terbaik. Panitia tercantik pun jatuh ke tangan Saudari Finlam disusul panitia terganteng oleh Saudara Rio, panitia terdisiplin oleh Saudari Eni dan pemandu terbaik oleh Saudari Dita.

            Salam Diksi The Real Family!

Dita ‘12

MAKRAB DIKSI 2013


Tanggal 7-8 September kemarin, HIMA DIKSI mengadakan Makrab (Malam Keakraban) di Wisma Sejahtera Kaliurang..
Makrab ini menjadi rangkaian acara menyambut mahasiswa baru Pendidikan Akuntansi setelah dilaksanakannya Ospek. Selesai menjalani Ospek yang melelahkan, Makrab menyediakan acara have fun bagi mahasiswa baru dan seluruh mahasiswa Pendidikan Akuntansi.
Tanggal 28 Agustus diadakan TM makrab di Gazebo Fakultas Ekonomi. Dalam TM itu dibagikan kelompok gugus dan penugasan yang harus dibawa saat makrab dan para mahasiswa baru mempunyai waktu kurang dari seminggu untuk mengerjakannya. Tiba saatnya makrab akan dilaksanakan!
Pada pukul 07.00 mahasiswa baru berkumpul di taman rumput depan Ormawa, setelah dibuka dan diberikan beberapa pengarahan mahasiswa baru menuju FBS untuk melakukan kegiatan dari Universitas. Pukul 10.00 mahasiswa baru kembali ke FE, lalu di sebelah barat dekanat dilakukan acara pemberangkatan oleh Bapak Endra Murti Sagoro, M.Sc.
Para mahasiswa baru menuju ke truk yang akan membawa ke lokasi makrab. Rombongan makrab Pendidikan Akuntansi tiba di Wisma Sejahtera III Kaliurang pukul 11.30. Setelah sampai di lokasi, dilakukan pembagian kamar oleh Sie Acara, beres-beres kamar, ISHOMA dan melakukan perjalanan ke wisma Akuntansi. Lumayan naik-naik dikit J. Ke wisma Akuntansi, kenapa bisa? Berhubung kita saudara satu jurusan dengan Prodi Akuntansi, maka acara sarasehan dengan dosen kami adakan bersama di wisma Akuntansi. Dalam acara sarasehan tersebut diadakan acara sharing para mahasiswa baru dengan para dosen. Setelah acara sarasehan, maba DIKSI kembali menuju Wisma Sejahtera III.
Setelah ISHO, ada penyampaian materi dari Ketua BEM KM UNY, saudara Wahyudi Iman Satria, dengan tema From Zero to Hero. Setelah selesai  materi I acara berikutnya adalah ISHO yang sekaligus dilanjutkan kultum dan makan malam. Semua acara itu dilakukan dengan senang hati, ketawa-ketiwi, enggak bosen deh pokoknya. Selesai makan malam dilanjutkan materi II oleh ketua HIMA DIKSI periode 2011-2012, saudara Frank Aligarh, dengan tema Knowledge without Organization is Nothing. Nah, kita sebagai mahasiswa tidak boleh menjadi yang “biasa-biasa” saja. Jadi luar biasa dengan mengikuti berbagai kegiatan di kampus ataupun luar kampus yang bisa mengembangkan bakat dan minat kita J. Setelah selesai materi II acara yang ditunggu-tunggu tiba yaitu pensi antar gugus. Semua gugus dan pemandu wajib mengikuti pensi. Pensi berakhir dan akhirnya dilanjutkan dengan Api Unggun dan tidur J.
Pukul 04.00, Sie Keamanan sudah membangunkan kita semua untuk beribadah, bersih-bersih badan dan melakukan senam pagi. Setelah senam, dilanjutkan dengan Stand Up Comedy dari perwakilan gugus. Lucu tidak lucu semua tetap tertawa kok, yang penting kan sudah berani J. Lalu, kita sarapan yang kemudian dilanjutkan dengan Outbound. Di Outbond ini, kita dilatih untuk bekerja sama, belajar mengatur emosi, dan masih banyak lagi. Setelah semua gugus menyelesaikan outbond, mereka kembali ke wisma untuk ISHOMA.
Selanjutnya, ada acara perkenalan panitia makrab dan pengurus HIMA DIKSI dan juga DPO yang kemudian dilanjutkan dengan acara Share and Care.
Setelah selesai acara Share and Caredilanjutkan dengan acara MABA Award. Selamat untuk kalian yang terpilih dalam MABA Award J. Setelah semua acara selesai, it’s time for us to say goodbye to Kaliurang.. Wajah lelah namun bahagia nampak di setiap raut wajah para MABA..
Terima kasih divisi Kesma yang dengan luar biasa mengadakan acara Makrab, juga terimakasih kepada para panitia yang mempersiapkan Makrab dengan baik dan dapat menyatukan hati, mengekspresikan diri dan meraih mimpi bersama keluarga Pendidikan Akuntansi melalui Makrab DIKSI 2013. Inilah kita THE REAL FAMILY J.
Shinta ‘12

RUPIAH TERJUN BEBAS, KENAPA?


            Tahun 2013 merupakan tahun yang tidak bersahabat bagi nilai tukar rupiah. Selama periode 2013 ini, rupiah terus mengalami tren negatif, dimana hal itu merupakan periode terburuk dalam empat tahun terakhir. Dua tahun lalu, tepatnya pada 24 Maret 2011, tonggak rupiah pernah mencapai Rp 8.722/US$ yang merupakan nilai terkuat sejak tujuh tahun periode sebelum tahun 2011. Sangat jauh dibandingkan dengan tonggak rupiah pada periode 2013 yang bisa dilihat pada nilai tukar rupiah yang ditunjukkan pada 27 September 2013 yang mencapai level Rp 11.590/US$.
            Lemahnya mata uang rupiah ini menimbulkan trauma tersendiri bagi masyarakat Indonesia terhadap memori kelam krisis moneter pada tahun 1998 lalu. Akan tetapi, kondisinya tentu berbeda karena penyebab melemahnya rupiah pada tahun 2013 ini disebabkan oleh beberapa faktor yang kompleks yang karakteristiknya berbeda dengan krisis 1998 lalu. Melemahnya rupiah pada periode 2013 ini disebabkan oleh faktor eksternal dan faktor internal. Salah satu faktor eksternal adalah adanya bank sentral AS (The Fed) mengurangi program stimulus yang menyebabkan menguatnya dolar Amerika Serikat terhadap semua mata uang dunia. Kebijakan tersebut menyebabkan aliran modal masuk ke Amerika dan stock market di berbagai negara jatuh. Efek lain yang timbul yaitu menyebabkan lesunya bursa-bursa regional, mata uang di kawasan regional juga anjlok sama halnya yang dialami Indonesia saat ini. Faktor eksternal lain yang menyebabkan rupiah melemah adalah krisis Timur Tengah khususnya di Syria yang menyebabkan adanya respon pasar yang negatif di kawasan Asia.
            Selain faktor eksternal, faktor internal juga tidak dapat dikesampingkan mempengaruhi melemahnya rupiah itu sendiri. Pemerintah yang tidak tegas dalam pengambilan-pengambilan keputusan termasuk salah satunya. Lihatlah ketika penentuan kenaikan harga BBM yang terlihat adanya keraguan dari pemerintah menyebabkan adanya ketidakpercayaan pasar terhadap pemerintah. Hal itu diperparah ketika rupiah dalam kenyataannya sedang terpuruk, namun pemerintah  mengeluarkan statement yang menyatakan ekonomi makro Indonesia masih dalam tahap aman dan tidak separah negara lainnya. Sentimen tersebut justru membuat pelaku pasar lebih agresif dalam melepas mata uang domestik. Pelaku pasar menganggap komentar tersebut tidak mengindikasikan adanya langkah strategis dalam menahan pelemahan rupiah.
            Masyarakat Indonesia tentunya tidak menginginkan rupiah semakin terpuruk, karena banyak sektor yang sudah terkena imbas baik langsung maupun tidak langsung akibat krisis mata uang rupiah ini. Pemerintah diharapkan mampu memberikan keputusan yang dapat memberikan sentimen positif terhadap nilai mata uang rupiah. Banyak solusi yang harus dihadirkan. Salah satu langkah jangka pendek untuk mengantisipasi terus melemahnya nilai tukar rupiah yakni menaikkan suku bunga bank. Dimana baru-baru ini Bank Indonesia (BI) telah memutuskan menaikkan tingkat suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 50 basis poin dari 6,5 persen menjadi 7 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG). Namun, kebijakan BI ini juga akan menimbulkan masalah lain . Naiknya BI Rate diprediksi juga akan mempengaruhi besaran bunga kredit perbankan sehingga akan berdampak negatif terhadap suku bunga kredit industri perbankan. Sektor lainnya yang akan terkena dampak kenaikan BI Rate adalah sektor yang mendapatkan pembiayaan dari perbankan ataupun instrumen investasi lain yang berhubungan dengan suku bunga, seperti sektor properti. Selain itu sektor riil yang ada di masyarakat juga harus diperhatikan oleh pemerintah sebagaimana yang ‘katanya’ Indonesia menganut ekonomi kerakyatan. Solusi tentu bukan hanya dilakukan pemerintah sendirian. Banyak pihak yang harus mendukung agar rupiah menguat kembali, masyarakat harus turut serta dalam memberikan konstribusi nyata terhadap kehidupan ekonomi Indonesia pada hari-hari mendatang.
Tri ‘12

Kamis, 10 Oktober 2013

Entrepreneur Talkshow

HIMA Pendidikan Akuntansi FE UNY Present : "Entrepreneur Talkshow" dengan tema " Mengenali dan Meraih Peluang Usaha bagi Calon Entrepreneur sebagai Tonggak Kemajuan Perekonomian Indonesia"
Pembicara :
1. Ir Harry Eko (Praktisi Management Bisnis, Owner Bakso Malang Kota "Cak Eko")
2. Andi Purnawan P, M.Sn (Sekretaris Dewan Kerajinan Nasional, Owner Pensil Terbang)
3. H. Jody Brotosuseno (Owner Waroeng Steak and Shake)
Sabtu, 12 Oktober 2013
Jam : 08.00-14.00
Tempat : Auditorium FE UNY
HTM : 30k (Mahasiswa diksi), 35k (Mahasiswa/umum)
Fasilitas : Snack, Lunch, Sertifikat, Booklet, Sticker, Special Perform Stand Up Comedy dan ilmu yang bermanfaat pastinya
so tunggu apalagi, segera daftarkan diri anda di tempat2 yang telah disediakan :)